Kepedulian Karyawan TelkomVision Terhadap Anak Terlantar Lewat Program “Share To Care”

Jakarta, 14 Agustus 2012 – Jumlah angka anak terlantar di Indonesia kian memprihatinkan, yaitu 4,5 juta diseluruh daerah di Indonesia. Bahkan yang lebih ironis, kondisi ini menjadi suatu hal yang “biasa”. Meningkatnya jumlah anak telantar di Indonesia disebabkan oleh himpitan kemiskinan yang didera oleh para orang tua sehingga memaksa anak-anak mereka untuk dieksploitasi, bekerja di jalanan demi menafkahi keluarga.

Kondisi memprihatinkan tersebut menggugah semangat jajaran manajemen dan karyawan TelkomVision untuk bersama-sama menggalang dana untuk dapat mendukung kegiatan pendidikan bagi anak-anak terlantar. Kegiatan ini bertajuk Share To Care. Kegiatan tersebut dirasakan efektif untuk dapat menumbuhkan sense of belonging karyawan terhadap perusahaan, menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan & kekeluargaan antara TelkomVision dengan masyarakat kurang mampu, menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa TelkomVision peduli masalah kemanusiaan, serta meningkatkan brand image & awareness perusahaan.

Dengan durasi hanya 2 minggu saja, karyawan TelkomVision yang berlokasi kerja di Head Office maupun Regional Office saling bahu membahu mengumpulkan berbagai santunan mulai dari uang tunai, alat tulis, buku tulis, buku mewarnai, mainan kreativitas, buku bacaan, rak buku, pakaian layak pakai, karpet plastik, sembako, obat-obatan dan peralatan mandi yang diperlukan untuk dapat mendukung fasilitas di lokasi yang akan disumbangkan santunan yaitu Rumah Singgah Anak Jalanan An Nur Muhiyyam – Bukit Duri Jakarta Selatan, Sekolah anak nelayan Sumbangsih Kamal Muara, dan sekolah anak pinggir rel Kereta Api “Sahabat Anak” Tanah Abang Jakarta Pusat. Pada hasil akhirnya, sumbangan yang terkumpul diberikan dalam bentuk uang tunai maupun fasilitas sekolah.

Ketiga lokasi tersebut dinilai layak untuk menerima bantuan dikarenakan ketiga lokasi tersebut terdapat anak terlantar yang terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari anak jalanan, anak nelayan dan anak pemulung. Dimana mereka sangat mewakili kondisi wajah memprihatinkan anak-anak Indonesia saat ini yang jauh dari sentuhan pendidikan.

Sumbangan yang terkumpul diserahkan langsung pada Selasa, 14 Agustus lalu secara terpisah oleh Bpk Julio Sanjaya (Head of Marketing Communication & Adv Sales) dan Bpk Pungkas Untea (Head of Operation) kepada Rumah Singgah Anak Jalanan “An-Nur Muhiyyam”, Bukit Duri Jakarta Selatan. Bpk Ahmad Jumadi (Head of Business Support) dan Bpk Davik (Head of Regional Office Jakarta) kepada Sekolah Anak Nelayan “Sumbangsih” Kamal Muara, dan Ibu Andi Ernawati (Head of Human Resources & Corporate Affair) kepada Sekolah Anak Pemulung pinggir rel Kereta Api “Sahabat Anak” Tanah Abang.

Kegiatan Share To Care ini merupakan gerakan inisiatif dari karyawan TelkomVision untuk bersama-sama menggalang dana yang akan diberikan kepada anak-anak terlantar. Kami dari jajaran direksi TelkomVision tentu sangat mendukung kegiatan positif ini. terlebih lagi kegiatan berbagi ini dilakukan saat bulan ramadhan yang penuh mulia. Bekerja memang penting namun berbagi dengan sesama juga harus dijadikan skala prioritas sebagai bentuk wujud syukur kita terhadap berkah yang diberikan oleh Allah SWT”. Ujar Gatot B. Haryono selaku Direktur Sales & Marketing TelkomVision.

Gatot menambahkan “Kondisi anak-anak Indonesia memang cukup memprihatinkan, tak heran banyak dari anak Indonesia yang lebih memilih bekerja di jalanan demi mencari uang daripada bersekolah padahal pendidikan adalah pondasi dasar untuk kemajuan suatu bangsa sehingga rasanya fenomena tersebut perlu kita perhatikan bersama-sama dan mari lakukan perubahan yang kita mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Sekecil apapun upaya yang kita lakukan namun saya yakin dapat membawa dampak positif besar bagi anak-anak terlantar tersebut”. Ujar beliau.